Mustika Tapak Derajat Siliwangi

Rp11.999.000

Stok habis

Mustika Tapak Derajat Siliwangi

Pegangan Para Pimpinan & Pemegang Komando

Ritual dan Prosesi Penarikan Gaib

Malam itu, Kang Masrukhan melakukan perjalanan spiritual menuju sebuah tempat tua di lereng Gunung Salak. Lokasinya tak tercatat di peta, namun dikenal dalam lingkaran para ahli batin sebagai Tapak Pajajaran tempat di mana jejak perjalanan Prabu Siliwangi konon masih tersimpan dalam bentuk energi kuning keemasan.

Di area itu, berdiri sebuah batu besar menyerupai tapak kaki raksasa. Orang tua dulu menyebutnya Tapak Wisesa: simbol jejak kepemimpinan yang hanya akan terbuka bagi mereka yang benar-benar siap memegang amanah besar.

Ritual Dimulai

Tepat pukul 00.33, Kang Masrukhan duduk bersila, menyalakan minyak gaharu dan bunga kantil kinasih. Asapnya membentuk pusaran halus, lalu berubah menjadi cahaya keperakan yang berputar di atas batu tapak. Di saat itulah, Kang Masrukhan mengucapkan sebuah doa kuno peninggalan kasepuhan Pajajaran. Langit yang tadinya gelap menjadi lebih berat, seolah seluruh alam menahan napas.

Tiba-tiba, muncul sosok Singa Putih Siliwangi. Tubuhnya besar, matanya berpendar seperti bara emas. Ia tidak mengaum, sebaliknya, ia menunduk hormat kepada Kang Masrukhan. Singa Putih itu bukan makhluk kasar, melainkan penjaga derajat para pemimpin. Namun kemunculan sang singa hanyalah pembuka gerbang energi utama.

Karena sesaat setelah Singa Putih merunduk, angin berhenti total. Pusaran cahaya membesar hingga menjadi lingkaran berwarna emas. Dari pusat lingkaran itu, tampak sosok Khodam Prabu Siliwangi perlahan menampakkan diri. Wujudnya tidak sepenuhnya menyerupai manusia, namun memancarkan keagungan seorang raja. Bahunya lebar, tubuhnya diselimuti cahaya kuning keemasan, dan di belakangnya tampak bayangan mahkota Pajajaran yang berputar pelan.

Setiap langkahnya membuat tanah bergetar halus, seolah bumi mengenali siapa yang hadir di hadapan Kang Masrukhan. Khodam itu menatap Masrukhan dengan sorot mata yang teduh namun tajam, lalu bersuara:

“Jejak Prabu tidak pernah hilang.
Hari ini, tapak derajat itu aku titipkan.”

Ia kemudian mengulurkan tangannya ke arah pusaran cahaya. Dari sana, sebuah batu kecil berbentuk tapak muncul, memancarkan cahaya emas yang stabil namun kuat.

Itulah Mustika Tapak Derajat Siliwangi, mustika dengan khodam Prabu Siliwangi sebagai penjaga agungnya mustika yang ditujukan untuk para pemimpin, pemegang amanah, dan mereka yang membawa komando.

Saat Kang Masrukhan menerima mustika itu, Singa Putih dan Khodam Prabu Siliwangi menghilang perlahan, seolah kembali ke alam asalnya. Namun energi mereka tetap terasa, menyatu dalam mustika yang kini berdetak pelan, seperti memiliki nadi kepemimpinan tersendiri.

Dengan suara batin, ia berkata: “Barang siapa memegang tapak ini, hidupnya akan membawa arah. Bukan sekadar tinggi jabatan… tetapi kuat wibawa.”

Proses Penarikan Mustika

Energi Mustika Tapak Derajat Siliwangi langsung menyatu dengan aliran tangan Kang Masrukhan,  panas, berat, namun stabil. Pertanda bahwa mustika ini bukan untuk orang biasa, melainkan untuk mereka yang berada di posisi komando dan kepemimpinan.

Mustika Tapak Derajat Siliwangi adalah sebuah mustika bertuah sakti yang mengandung energi kepemimpinan dan kewibawaan tingkat tinggi. Mustika ini berasal dari proses penarikan gaib di titik Tapak Pajajaran, salah satu jalur spiritual yang dipercaya menyimpan jejak kejayaan Prabu Siliwangi.

Khodam Utama: Khodam Prabu Siliwangi

Di dalam mustika ini bersemayam Khodam Prabu Siliwangi, sosok energi agung warisan Pajajaran yang membawa aura kepemimpinan, ketegasan, dan kehormatan. Energi khodam ini sangat kuat untuk mengangkat martabat, meluruskan tapak hidup, serta menjaga pemiliknya dari energi rendah dan serangan gaib yang meruntuhkan wibawa.

Khodam Prabu Siliwangi dikenal sebagai penjaga derajat yang hanya cocok untuk orang-orang yang membawa amanah kepemimpinan.

MANFAAT MUSTIKA TAPAK DERAJAT SILIWANGI

Mustika ini adalah sarana spiritual khusus untuk para pemimpin dan pemegang komando, di antaranya:

1. Menguatkan Aura Kepemimpinan

Membuat pemilik memancarkan wibawa tinggi, sehingga dihormati secara alami tanpa paksaan.

2. Mengangkat Derajat & Jabatan

Membantu membuka jalan bagi peningkatan posisi—baik dalam perusahaan, instansi, maupun lingkungan sosial dan pemerintahan.

3. Memperkuat Daya Komando & Kharisma

Membantu pemilik tampil lebih berpengaruh saat berbicara, memimpin, dan mengambil keputusan penting.

4. Pelindung dari Energi Negatif & Politik Kotor

Khodam Prabu Siliwangi menjaga pemilik dari energi iri, dengki, fitnah, dan serangan tak kasat mata yang bisa menghancurkan martabat.

5. Meluruskan Arah Langkah (Tapak Hidup)

Membantu pemilik berada di jalur keputusan terbaik, stabil secara mental, dan tegas dalam menentukan arah kepemimpinan.

Untuk mendapatkannya langsung hubungi admin KANG MASRUKHAN:

CS DEWI : 082 223 338 771

CS FAHRI : 085 712 999 772