Di balik setiap pusaka yang dimiliki Kang Masrukhan, terdapat proses panjang yang tidak semua orang sanggup menjalaninya. Salah satunya adalah Mustika Jalak Emas Penunggul Wengi, sebuah mustika yang diperoleh melalui laku spiritual di sebuah gunung yang sejak lama dikenal masyarakat sebagai tempat bertirakat.
Perjalanan dilakukan menjelang malam, ketika kabut mulai turun menyelimuti lereng gunung. Dalam keheningan, Kang Masrukhan menjalani tirakat dengan memperbanyak doa, dzikir, dan munajat, memohon petunjuk serta perlindungan kepada Allah SWT. Malam demi malam berlalu hingga menjelang sepertiga malam terakhir. Dalam kisah ini, suasana sekitar terasa begitu hening, hanya terdengar embusan angin dan suara alam. Setelah menyelesaikan rangkaian doa, perhatian tertuju pada sebuah batu kecil bercorak keemasan dengan garis-garis hitam alami yang tampak berbeda dari batu-batu di sekitarnya.
Batu itulah yang kemudian diberi nama Mustika Jalak Emas Penunggul Wengi. Nama tersebut terinspirasi dari corak alaminya yang mengingatkan pada bulu burung jalak, serta waktu penemuannya yang dikisahkan terjadi pada keheningan malam.
Bagi Kang Masrukhan, nilai sebuah mustika bukan terletak pada batunya semata, melainkan sebagai pengingat akan pentingnya ketekunan, doa, dan ikhtiar dalam menjalani kehidupan.
Dalam tradisi Nusantara, burung jalak sering dimaknai sebagai simbol kecerdasan, ketegasan, dan kemampuan beradaptasi. Warna emas melambangkan kemuliaan, kehormatan, serta harapan untuk meraih kesuksesan melalui usaha yang baik. Karena itu, Mustika Jalak Emas Penunggul Wengi diposisikan sebagai simbol semangat untuk menjadi pribadi yang berwibawa, bijaksana, dan mampu menjaga amanah yang diemban.
Sebagian orang menggunakan mustika ini sebagai sarana ikhtiar dengan harapan:
Mustika ini berisi khodam sakti Ki Penunggul Wengi, wujudnya sebagai sosok pertapa sepuh yang memilih hidup dalam keheningan malam di lereng gunung sakral. Julukan “Penunggul Wengi” bermakna penjaga malam, melambangkan kewaspadaan, kebijaksanaan, dan keteguhan hati dalam menjalankan amanah.
Beliau dikenal bukan sebagai sosok yang mengejar kekuasaan, melainkan sebagai pribadi yang dihormati karena ketenangan, keadilan, dan kemampuan mengambil keputusan tanpa dikuasai emosi. Banyak pemimpin dan tokoh masyarakat dalam cerita rakyat digambarkan datang untuk memohon nasihat sebelum mengambil keputusan penting.
Tertarik memiliki mustika spesial ini? Untuk mendapatkannya langsung hubungi admin KANG MASRUKHAN:
CS DEWI : 082 223 338 771
CS FAHRI : 085 712 999 772
Berbagai benda ghaib yang ada di situs www.Bendaghaib.com ini merupakan sarana usaha batin untuk mencapai tujuan Anda atau sekedar untuk koleksi pribadi Anda. Pada hakekatnya, semua kekuatan adalah milik Tuhan Yang Maha Esa. Adapun benda ghaib dan saya hanyalah sebagai perantara saja.
Seorang Guru Spiritual yang telah berpengalaman selama lebih dari 12 tahun. Merupakan Pimpinan Asosiasi Parapsikologi Nusantara