Pada salah satu malam di penghujung tahun, ketika angin dari arah laut terasa cukup kuat dan ombak terdengar menghantam pesisir tanpa henti, Kang Masrukhan melakukan perjalanan menuju salah satu kawasan yang dipercaya masyarakat sebagai gerbang gaib Laut Selatan.
Waktu itu sudah mendekati tengah malam. Kawasan pesisir terlihat sangat sepi. Tidak banyak aktivitas manusia, hanya suara ombak yang datang silih berganti dan angin laut yang membawa udara lembap hingga ke daratan.
Kang Masrukhan tidak langsung menuju bibir pantai. Beliau terlebih dahulu melakukan survei lokasi dan pengamatan batin di beberapa titik yang dianggap memiliki suasana spiritual kuat.
Setelah beberapa saat, terdapat satu titik yang terasa berbeda. Bukan karena tempatnya terlihat istimewa, tetapi suasananya terasa jauh lebih hening dibandingkan area di sekitarnya. Angin yang sebelumnya cukup kencang seolah tiba-tiba mereda. Beliau kemudian duduk melakukan konsentrasi batin.
Beberapa menit pertama tidak terjadi sesuatu yang mencolok. Hanya suara ombak. Namun perlahan, suasana di sekitar berubah. Udara terasa lebih dingin dan aroma khas laut semakin kuat. Dari kejauhan, muncul kabut tipis yang bergerak perlahan mengikuti arah angin.
Dalam kondisi tersebut, Kang Masrukhan merasakan adanya kehadiran yang berbeda. Bukan sosok yang langsung terlihat secara fisik. Melainkan seperti bayangan seorang perempuan dengan busana bernuansa hijau dan ungu yang muncul dalam pandangan batin.
Sosok tersebut berdiri menghadap laut. Diam. Tidak bergerak. Tetapi kehadirannya terasa sangat kuat. Dalam pengalaman batin tersebut, sosok itu kemudian perlahan menoleh. Tatapannya terasa dalam dan penuh kewibawaan. Tidak ada ancaman. Namun ada kesan seolah sedang menguji niat seseorang yang datang ke tempat tersebut.
Kemudian terdengar pesan dalam batin:
“Pusaka bukan untuk meninggikan kesombongan. Kedudukan harus membawa tanggung jawab.”
Kang Masrukhan tetap menjaga konsentrasi dan tidak terburu-buru melakukan proses penarikan.
Beberapa saat kemudian, ombak yang sebelumnya terdengar biasa mulai terdengar semakin keras. Di antara suara deburan tersebut, muncul kilatan cahaya samar berwarna keemasan dari arah daratan yang berdekatan dengan pesisir.
Cahaya tersebut terlihat seperti berkumpul pada satu titik.
Perlahan, dari dalam tanah muncul sebuah benda kecil yang kemudian tampak semakin jelas. Sebuah batu dengan karakter warna coklat, memiliki pantulan cahaya seperti permukaan permata ketika terkena cahaya.
Dalam pengalaman spiritual tersebut, sosok perempuan itu sang ratu pantai selatan, Nyai Roro Kidul kemudian menyampaikan pesan terakhir:
“Yang mencari kedudukan harus siap menjaga amanah. Yang mencari kekayaan harus siap menggunakannya dengan bijaksana.”
Setelah pesan tersebut, suasana perlahan kembali normal.
Kabut mulai menipis. Suara ombak kembali terdengar seperti semula. Sosok tersebut tidak lagi terlihat dalam pandangan batin. Kang Masrukhan kemudian menyelesaikan proses spiritual dan membawa benda tersebut sebagai amanah berupa Mustika Ratu Segara Kidul.
Mustika ini memiliki keterhubungan dengan sosok penjaga yang dikenal sebagai Nyai Roro Kidul, khodam legendaris yang dalam tradisi Jawa dikaitkan dengan Laut Selatan.
Karakter khodamnya digambarkan sebagai sosok perempuan yang memiliki wibawa, ketegasan, daya tarik, dan karakter kepemimpinan yang kuat.
Kehadirannya tidak selalu digambarkan dalam bentuk penampakan. Kehadirannya lebih sering dikaitkan dengan perubahan suasana batin: munculnya rasa tenang, kewibawaan, keberanian mengambil keputusan, atau dorongan untuk lebih tegas dalam menghadapi keadaan.
Karakter utama energi mustika ini bukan agresivitas, melainkan wibawa dan pengaruh.
Karena itu, dalam kepercayaan spiritualnya, Mustika Ratu Segara Kidul lebih diarahkan sebagai sarana ikhtiar bagi seseorang yang ingin meningkatkan kualitas diri, memperkuat posisi, dan membuka peluang menuju kehidupan yang lebih mapan.
Mustika ini dipercaya memiliki karakter wibawa, kepemimpinan, daya tarik, pembuka peluang, dan kemakmuran. Manfaatnya terutama dikaitkan dengan kehidupan karier, jabatan, bisnis, dan pencapaian materi.
Energinya dipercaya membantu pemilik lebih mudah mendapatkan peluang dalam pekerjaan, proyek, maupun lingkungan profesional.
Karakter wibawanya dikaitkan dengan kemampuan membawa diri secara lebih percaya diri dan meyakinkan, sehingga mendukung seseorang yang sedang mengejar posisi atau tanggung jawab yang lebih tinggi.
Pemilik dipercaya memiliki pembawaan yang lebih berwibawa, sehingga perkataan lebih mudah diperhatikan dan keberadaannya lebih dihargai oleh orang lain.
Dalam kepercayaan spiritualnya, mustika ini berkaitan dengan energi kepemimpinan dan kedudukan. Cocok dijadikan sarana ikhtiar bagi mereka yang memiliki target menjadi pemimpin atau menduduki posisi strategis.
Energinya dipercaya membantu membuka peluang rezeki dari pekerjaan, bisnis, relasi, maupun kesempatan yang sebelumnya tidak terpikirkan.
Karakter Ratu yang kuat dikaitkan dengan kemampuan membangun hubungan dengan orang-orang yang memiliki pengaruh, sehingga dapat mendukung terbukanya peluang kerja sama dan jaringan baru.
Energi mustika ini dipercaya membantu pemilik tetap tenang, tidak mudah minder, dan lebih mantap ketika menghadapi persaingan dalam karier maupun usaha.
Secara simbolis, Mustika Ratu Segara Kidul membawa karakter “naik dari satu tingkat ke tingkat berikutnya”—dari usaha menuju kemajuan, dari posisi biasa menuju tanggung jawab yang lebih besar, dan dari kondisi belum mapan menuju kehidupan yang lebih berkecukupan.
Tertarik memiliki Mustika Ratu Segara Kidul?
Untuk mendapatkannya langsung hubungi admin KANG MASRUKHAN:
CS DEWI : 082 223 338 771
CS FAHRI : 085 712 999 772
Berbagai benda ghaib yang ada di situs www.Bendaghaib.com ini merupakan sarana usaha batin untuk mencapai tujuan Anda atau sekedar untuk koleksi pribadi Anda. Pada hakekatnya, semua kekuatan adalah milik Tuhan Yang Maha Esa. Adapun benda ghaib dan saya hanyalah sebagai perantara saja.
Seorang Guru Spiritual yang telah berpengalaman selama lebih dari 12 tahun. Merupakan Pimpinan Asosiasi Parapsikologi Nusantara